sepuluh menit kemudian kamipun tiba dirumah bude di prengapus. kami lalu masuk ke rumah. mbak ari tidak langsung pulang ke kejora, melainkan masuk ke rumah bude.
” yuk, besok maen ke kejora ya, lihat anak2, kamu bisa ngajar si…??” tanya mbak ari padaku,
hmm…aku belum punya pengalaman ngajar anak-anak mbak, tapi besok ku coba, jawabku.
” bener ya, besok tak tunggu, jam setengah delapan masuknya. ” mbak ari menjelskan
” insya Alloh, jawabku, tapi mbak besok mau kerumah bulik harti jam berapa?? tanyaku pada mbak ari, kerena bulik harti sedang ada hajat, akupun bermaksud untuk bantu2.
“siang aja, setelah jemput danis (anak pertama mbak ari)” kata mbak ari
ok, baiklah…jawabku lagi.
mbak aripun pamit untuk pulang ke kejora yang jaraknya kurang lebih seratus meter dari rumah bude.
****
pagi-pagi sekali mbak ari sudah datang kerumah bude mengngatkanku untuk datang ke kejora, hawa dingin wonosobo mampu melenakanku untuk bermalas-malasan.sempat terbesit dalam pikiranku untuk tidak jadi datang kekejora dan memilih untuk berselimut ria, tapi aku penasaran dengan anak-anak yang diceritakan mbak ari, yang kata mbak ari lucu-lucu dan menggemaskan.
dengan perjuangan keras aku melawan rasa malasku. akupun bangkit dan bersiap-siap.
meskipun molor dari waktu yang ditentukan yaitu jam 7.30 tapi akhirnya aku datang juga. jam 9.00 aku tiba di kejora.
dari luar aku merasa ada keceriaan. rumah kejora yang begitu ramai membuatku untuk tidak sabar ingin bertemu anak-anak yang diceritakan oleh mbak ari.